Berhati-hatilah Dalam Menapaki Kehidupan

Berhati-hati menjadi perisai diri kala mengarungi perjalanan yang akan bertepi.
Hingga Hasan Al Bisri memberikan sebuah nasihat :

“Masalah kita di akhirat kelak itu lebih berat dibanding masalah kita yang ada di dunia”.

Saatnya kita kembali menata hati dan tabiat agar perangai nampak elok di mata kerabat dan sahabat. Bersikap baik menjadi keharusan hingga cinta manusia bisa kita rasakan. Semua mempunyai nilai di hadapan Allah dan menjadi perhitungan kelak di Yaumul Mizan.

Dalam kitab Al Mughirah ada sebuah nasihat yang indah :

“Sebesar apa cintamu pada Allah sebesar itulah cinta manusia terhadapmu.
Setakut apa diri ini kepada Allah sesegan itulah manusia kala bersikap kepadamu.”

Bersikap baik salah satu kunci untuk kita meraih kemuliaan. Kenyamanan kita dalam kebersamaan menempuhi perjalanan bisa jadi gambaran kehidupan kita di kemudian.

Cintailah saudara kita sepenuh hati kita agar mereka menjadi saksi untuk kita ketika tak ada lagi yang bisa kita bawa selain amal yang sudah dikumpulkan.

Semoga kita menjadi pribadi yang hati-hati. Pribadi yang saling mencintai sepenuh hati karena Ilahi. Bukan pribadi yang penuh benci lantaran emosi diri yang tiada terkendali.
Supaya layak menikmati pertemuan di Jannah nanti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s