Ngaji Itu Bukan Karena Ngefans Dengan Ustadz

Kita ini diperintahkan untuk belajar ilmu agama, bukan untuk ngefans dan fanatik dengan ustadz tertentu.

Seringkali kita temukan bahwa banyak orang yang mau datang ke pengajian itu karena mereka ngefans kepada ustadz-ustadz tertentu, bukan karena ingin mendapat ilmu.

Walhasil, muncullah yang namanya jiping (ngaji kuping), jider (ngaji nyender), dan puncaknya adalah jilor (ngaji tapi malah molor).

Ngaji-nya rajin, tapi nggak dapet ilmu apa-apa. Cuma sekedar ngefans dan fanatik kepada ustadz, lantaran sang ustadz itu ganteng, ngetop, dan suka ngelawak.

Jangan seperti itu dong.

Jangan menjadi tim hore majelis ta’lim, yang hanya mau datang ke majelis ta’lim beramai-ramai jika ustadz nya ganteng, ngetop, dan suka ngelawak.

Kalau mau ngefans, ya ngefans saja kepada Rasulullah.

Kalau mau fanatik, ya fanatik saja pada ajaran Islam dengan sebaik-baiknya.

Yuk kita menjadi pembelajar sejati. Yang menuntut ilmu agama untuk mendapat pahala dari Allah.

Semoga bermanfaat dan jangan reaktif.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s